Babelan, | BEKASIHARIINI.COM | – Polsek Babelan memperkuat koordinasi bersama para penyelenggara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama tahapan Pilkades 2026 di wilayah Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
Langkah tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi bersama Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Ketua Panitia Pilkades dari lima desa yang mengikuti tahapan Pilkades, Senin (7/9/2026).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.20 WIB di Posko Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan Wibawa Mukti Jaya 2026, Mako Polsek Babelan, Jalan Raya Pasar Babelan, Desa Babelan Kota.
Rapat dipimpin Kapolsek Babelan Kompol Wito, S.H., M.H., didampingi Waka Polsek Babelan AKP Gunawan Heri Purwanto, Kanit Intelkam AKP Hari Purwoko, S.Kom., Kanit Binmas AKP Suwari, S.Kom., serta sejumlah personel.
Dalam pertemuan tersebut, kepolisian bersama unsur penyelenggara membahas kesiapan pelaksanaan tahapan pengambilan nomor urut calon Kepala Desa. Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari mekanisme kegiatan, tata tertib, kehadiran calon dan pendukung, kesiapan lokasi, hingga pola pengamanan.
Kapolsek Babelan Kompol Wito menyampaikan apresiasi kepada panitia dan BPD yang telah menjalankan tahapan Pilkades dengan situasi yang tetap kondusif. Ia meminta seluruh pihak mempertahankan kondisi tersebut melalui komunikasi dan koordinasi yang intensif.
Kompol Wito juga meminta setiap informasi terkait potensi permasalahan di desa penyelenggara Pilkades agar segera disampaikan kepada kepolisian.
“Informasi sekecil apa pun terkait permasalahan di desa penyelenggara Pilkades agar segera disampaikan, sehingga dapat dilakukan langkah antisipasi sejak dini,” pesannya.
Selain itu, Polsek Babelan menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga netralitas selama seluruh rangkaian Pilkades 2026.
Kepolisian tidak akan mencampuri mekanisme teknis pemilihan yang menjadi kewenangan penyelenggara, namun akan memastikan aspek keamanan dapat berjalan dengan baik.
“Polsek Babelan tidak turut campur dalam menentukan teknis pemilihan. Kami fokus menguatkan dan mengamankan setiap tahapan Pilkades 2026 agar berjalan sesuai aturan,” jelasnya.
Kepolisian juga meminta panitia memastikan setiap tahapan dilaksanakan secara transparan, tertib, objektif, dan sesuai ketentuan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.
Pemetaan terhadap TPS yang memiliki tingkat kerawanan tinggi turut dilakukan sebagai bagian dari langkah antisipasi.
Untuk mendukung pengamanan, personel Bawah Kendali Operasi (BKO) akan disiapkan di masing-masing desa penyelenggara Pilkades.
Langkah tersebut diharapkan mampu mengantisipasi kemungkinan terjadinya konsentrasi massa, perselisihan antarpihak, maupun persoalan lain yang dapat mengganggu situasi kamtibmas.
Rakor diikuti Ketua BPD dan Ketua Panitia Pilkades dari Desa Kedung Jaya, Kedung Pengawas, Muara Bakti, Buni Bakti, dan Pantai Hurip.
Melalui koordinasi tersebut, Polsek Babelan terus melakukan langkah preventif, mulai dari pengumpulan informasi, pemetaan kerawanan, komunikasi dengan penyelenggara, hingga penyiapan pola pengamanan.
Kolaborasi antara kepolisian, BPD, panitia Pilkades, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat menjaga seluruh tahapan Pilkades 2026 tetap aman, tertib, transparan, dan kondusif.
Polsek Babelan hadir menjaga kamtibmas, mengawal tahapan Pilkades, dan memastikan pesta demokrasi tingkat desa berjalan aman serta sesuai ketentuan.








