Sedih lihat Bekasi, Kenapa?

Artikel342 views

Sedih lihat Bekasi, Kenapa?

Karena ada di Bekasi Monumen Bersejarah yang namanya sudah bersahabat dengan maayarakat Bekasi.

Setelah di renovasi dengan besar besaran dan mengabiskan angaran kurang puluhan miliar, sekitar hampir 2 tahun yamg lalu, Setelah diresmikan oleh Bupati Almarhum H.Eka Supria Atmaja didampingi H.Rahmat Atong saat itu selaku Kadis Disbupora Kabupaten Bekasi, dengan bangganya kita sebagai orang Bekasi bisa mempunyai museum digital dengan perpaduan tekhnologi yang sudah terkenal, dan sejak puluhan tahun lalu Gedung Juang menjadi simbol perjuangan orang Bekasi, Saat ini masyarakat Bekasi yang mengunjungi Gedung Juang tersebut sudah bisa melihat, membaca secara digital, dan menyaksikan para pahlawan Bekasi, para pejuang Bekasi, yang gagah berani melawan penjajah dengan salah satu pahlawan nasioanalnya dan juga tokoh, ulama berpengaruh dan disegani oleh penjajah karena dengan pekik semagat perjuangannya.

KH.Noer Alie yang berasal dan aslinya dari Bekasi, yang namannya selalu dikenal dan dikenang oleh orang Bekasi, dan diusulkan oleh salah satu tokoh Bekasi H.Apuk Idris yang dengan tanpa lelah mengusulkan nama KH.Noer Alie untuk di jadikan pahlawan Nasional Indonesia, karena tau atas perjuamgan dan pengorbanan Almarhum Al Mukaromah KH.Noer Alie membela bangsa Indonesia kususnya di wilayah Bekasi, bahkan H.Apuk Idris membuat film sejarah Bekasi pada saat itu, dengan semangat dan jiwa pantang menyerah yang akhirnya Tokoh Bekasi asli yang saat ini masih menjadi ketua salah satu ormas terbesar di Bekasi, berhasil menjadi salah satu pelopor mendorong adanya pahlawan Nasional di Bekasi dan Pemerintah Republik Indonesia menjadikan dan menetapkan KH.Noer Alie sebagai pahlawan nasional.
.
Almarhum KH.Noer Alie sebagai Pahlawan nasional dan juga pendidik untuk anak anak Bekasi, dan di abadikan namanya di salah satu jalan dengan nama jalan raya KH.Noer Alie di Bekasi.

Kini Masjid dan pusaranya (makam) Pahlawan Nasional KH.Noer Alie ramai di kunjungi para peziarah dari dalam dan luar Bekasi, para mantan pejabat plt Bupati Bekasi H.Akhmad Marjuki, dan Dani Ramdan PJ Bupati Bekasi saat ini pernah juga mengunjungi makam Pahlawan KH.Noer Alie

Pahlawan Nasional Indonesia, Almarhum Almukaromah KH.Noer Alie merupakan pelaku sejarah Kemerdekaan Indinesia, sejarah nya tertulis dan tertuang di buku Sejarah Karawang Bekasi,dengan ratusan bahkan ribuan para pahlawan yang dikenal dan tak dikenal berjuang dan mempertahankan Bekasi, semua ada di sejarah karawang Bekasi, semangatnya, perjuangannya bersatu demi Indonesia khusus nya di Bekasi.

Pondok Pesantrenpun, yang beliau (KH.NoerAlie – red) bangun sampai saat ini, berdiri dan megah di Bekasi dan sudah mencetak dan mencerdaskan ribuan santri dan pelajar di Bekasi

Cagar budaya Sejarah Bekasi Museum Gedung Juang,yang merupakan situs sejarah perjuangan pahlawan Orang Bekasi, Sejarah daerah Bekasi, Sejarah perjuangan para pahlawan yang ternama dan tanpa nama, yang seharusnya menjadi tempat edukasi tentang sejarah di Bekasi dan merupakan Museum Kebanggaan orang Bekasi, malah viral ada Cafe nya

Pertanyaannya adalah ?

  1. Et,Segala ada Cafe , di Gedung Juang apa sih korelasi nya, situs cagar budaya sejarah ama Cafe? Ora danta pisan ini urusannyanya di Disubpora khususnya Di Bidang Cagar budaya.

Heran, Aneh yang saya tanyakan, ini Cafe rekomendasi siapa, konsep dan kajian siapa, tujuan Bisnis alias dagang di dalam area situs cagar budaya Gedung juang, kayak konttrak tempat, infonya sampe 5 tahun, yang punya cafe nya siapa? Modus dan diindikasikan untuk mendapatkan keuntungan dari sewa cafe, kudu di usut danta

Cagar budaya yang menjadi kebanggaan orang Bekasi tercoreng oleh ada nya cafe yang dipandang kurang elok.

Jiwa.perjuangan tercemar, cuma dengan adanya kepentingan pribadi dan kelompok, kecerobohan, musnah marwah, jiwa perjuangan,simbol perjuamgan orang Bekasi, dengan , Cafe kopi,.Masya Allah.

Karena banyak di jalanan anak anak usia sekolah, Ngamen, jasdi pengemis,jadi pelaku begal, pemerkosaan, akibat dari kurangnya peran Kita, kepedulian kita orang Bekasi terhadap generasi anak anak Bekasi, dan kurang nya perhatian pemerintah yang jelas jelas mempunyai segalanya untuk membangun Bekasi.

Di Bekasi yang ada hanya tampak bangunan liar (bangli – bangli) yang menghiasi sepanjang jalan raya, permasalahan sampah yang sampai saat ini viral di buang ke laut,,miris yang ada di Bekasi.

Karena ada Bekasi Monumen Bersejarah Gedung Juang,yang merupakan situs cagar budaya, sejarah perjuangan pahlawan Orang Bekasi, Sejarah daerah Bekasi, Sejarah perjuangan para pahlawan yang ternama dan tanpa nama, yang seharusnya menjadi tempat edukasi tentang sejarah di Bekasi dan merupakan Museum Kebanggaan orang Bekasi, malah viral Cafe ada ada Cafe , di Gedung Juang.

Cagar budaya yang menjadi kebanggaan orang Bekasi tercoreng oleh ada nya cafe yang dipandang kurang elok.

Jiwa perjuangan tercemar, cuma dengan kecerobohan dan kebodohan kecil semata,

MemandangĀ  sudut kerja ASN di Bekasi

Karena ada nya pengkotak-kotakan antara golongan yang beredar dari para aparatur ASN kabupaten Bekasi, azas senioritas berlaku, sehingga rawan kepentingan dalam penempatan, fungsi calon apartur baik tingkat Tinggi maupun rendah, timbul gejolak saling, sikut menyikut, dan sibuk dengan agenda rencana jabatan yang akan di raih, Bekasi dijadikan tempat basah yang bisa dikeruk, untuk memperkaya diri dan golongan, karena ada adanya Oligarki, tidak ada nya rasa patriotisme, rasa ke Bekasian, padahal tunjangan dan Gaji yang didapatkan dari PAD Kabupaten Beksi paling terbesar di seluruh Kabupaten se Indonesia, terlena,.lemot, cara kerjanya, sehingga tidak efektif , jelas orang Bekasi yang dirugikan, dengan kata lain terjajah di kampung sendiri, tikus mati di lumbung padi.

Karena di Bekasi terjadi krisis multidimensi, dari krisis kepercayaan krisis Kepemimpinan dan krisis mental

Mengapa ?

Adanya indikasi krisis kepercayaan kepada kita orang Bekasi

Karena terlena dan terbuai dengan bujukan rayuan, dan kurangnya sifat amanah dari orang Bekasi yang sudah menunjuk untuk membangun Bekasi

Karena jejak pendahulu kepala daerah di Bekasi kota dan Kabupaten menjadi tersangka kasus korupsi, ini harus menjadi tanggung jawab kita sebagai orang Bekasi untuk mengembalikan, menetralisirkan paradigma paradigma Bekasi yang di anggap negatif dan kurang baik, sapan biang kit orang Bekasi gak bisa kerja?.

Sapa bilang orang Bekasi gak yang bisa jadi Jenderal?

Sapa bilang orang Bekasi gak bisa kompak?

Pertanyaan di atas adalah tantangan kita orang Bekasi, yang lahir di Bekasi, makan di Bekasi, matipun di kubur di Bekasi

kita buktikan kita bisa bersatu, bisa kompak, jaga kampung kita, jaga Bekasi kita.

*Dengan bayaknya sosok putra daerah asal Bekasi yang pernah memimpin di Kota kota besar, berpangkat hingga Jenderal Polisi, dan generasi saat ini banyak putra putra Bekasi yang tersebar menjadi pejabat aparat penegak hukum, kepolisan TNI Kejaksaan dan instansi lainnya dengan rata rata berangkat Perwira menengah, Jenderal Bintang 1 dan pejabat pejabat lainnya bahkan ada yang menjabat Duta Besar yang berasal dari putra asal Bekasi.

Kita tujukan kepada publik bahwa,kita harus jadi Bekasi Iman berakhlakul karimah Bekasi Baru Bekasi Bersih harus terwujud nyata pada putra putri Bekasi

Di Bekasi banyak nya pejabat yang maunya di layani, bukan melayani rakyat Bekasi, Harusnya jadi Pemimpin melayani bukan untuk dilayani.

Karena di Bekasi, di nilai Carut marut Kinerja Pemkab Bekasi mengkhawatirkan, karena banyaknya kekosongan jabatan yang ada di 13 OPD,
yang di isi oleh PLT, yang notabanenya jabatan sementara, sehingga tugas yang dilakukannya dibatasi kewenangan, membuat kebijakan kurang efektif, sehingga roda laju pemerintahan terhambat, tidak maksimal, dalam bekerja, yang ada, saya nanti jadi Kepala Dinas apa nanti nya, saya orang bapak bukan, (jabatan yang difikirkan) berlomba lomba dalam mengejar kursi jabatan, sehingga warga Bekasi, menikmati kinerja yang tidak maksimal alias buruk yang berdampak pada pembangunan Bekasi

Bekasi kudunya :

Bekasi kudu merih
Bekasi kudu bareng
Bekasi kudu gotong royong.
Bekasi kudu mandiri
Bekasi kudu maju
Bekasi kudu bersih
Bekasi kudu bangkit
Bekasi kudu bersinarm
Bekasi kudu sejahtera
Bekasi kudu sehat
Bekasi kudu pinter
Bekasi kudu tertib
Bekasi kudu inget Ulama, inget Pahlawan, inget, Inget sejarah

Bekasi kudu Berakhlakul karimah,Bekasi kudu Baru.

Bekasi kudu Berwibawa dan Bermartabat sesuai dengan motto kita “Swatntra wibawa mukti”.

Catatan Jurrnalis BekasiĀ  oleh :Suryo Sudarmo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *