- Advertisement -spot_img
Senin, Februari 23, 2026
BerandaPemerintahanPemkab Bekasi Tandatangani Nota Kesepakatan Gerakan Menuju Smart City

Pemkab Bekasi Tandatangani Nota Kesepakatan Gerakan Menuju Smart City

- Advertisement -spot_img

CIKARANG PUSAT – BEKASIHARIINI.COM – Pemerintah Kabupaten Bekasi menandatangani nota kesepakatan (MoU) Implementasi Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI.

Penandatanganan MoU secara virtual dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi, didampingi Asisten Administrasi dan Umum, Edi Rochyadi, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Abdur Rofik dan Kepala Diskominfosantik, Jaoharul Alam, di Command Center Gedung Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, pada Kamis (21/04/2022).

Sekda Kabupaten Bekasi, Dedy Supriady mengatakan, tahun ini Kabupaten Bekasi terpilih menjadi salah satu dari 50 kota/kabupaten di Indonesia yang mendapat pendampingan dari Kementerian Kominfo dalam percepatan program kota cerdas atau Smart City.

Baca Juga  Wooww warga Desa Pantaimekar segel kantor Desa pantai Mekar Meminta Gubernur KDM turun tangan

“Tentunya ini kita harus syukuri dan dalam implementasinya kita harus benar-benar serius agar program Smart City di Kabupaten Bekasi dapat berjalan dengan baik,” ujarnya usai penandatanganan MOU di Command Center Diskominfosantik.

Sekda Dedy Supriady menambahkan, pengembangan smart city di Kabupaten Bekasi akan melibatkan seluruh perangkat daerah yang akan didampingi tenaga ahli dari Kementerian Kominfo RI.

Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam mengatakan, penandatanganan MOU antara Pemkab Bekasi dengan Kemenkominfo ini sebagai momentum awal untuk pengembangan Smart City.

“Ya, pengembangan kota cerdas (smart city) setelah pelaksanaan MoU ini, nanti dari Kementerian Kominfo akan melakukan empat kali bimbingan teknis (bimtek) bersama pemerintah daerah,” ujarnya.

Baca Juga  TNI-Polri Kompak Lakukan Korve Pembersihan Parit dan Lingkungan di Wanasari

Bimtek yang pertama, kata Jaoharul Alam, nanti dihadiri kepala daerah dan para kepala SKPD untuk menentukan arah kebijakan pengembangan smart city yang cocok di Kabupaten Bekasi.

“Untuk bimtek kedua, ketiga dan keempat akan membahas rumusan atau road map yang harus dipersiapkan untuk implementasi dari program smart city di Kabupaten Bekasi,” terangnya.

Menkominfo Johnny G. Plate, dalam penandatanganan nota kesepakatan tersebut mengatakan, Gerakan Menuju Smart City bertujuan untuk menumbuhkan lebih banyak lagi kota-kota cerdas dan memperluas titik pertumbuhan digital di seluruh Indonesia.

“Dengan adanya partisipasi aktif dan keinginan yang kuat dari pemerintah daerah, saya berharap titik-titik pertumbuhan digital bisa bermunculan di seluruh penjuru tanah air kita, Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga  Dana Desa Sukakerta Diduga Jadi Bancakan, Kades “Menghilang” Saat Dikonfirmasi

Johnny G. Plate menyebutkan, hingga tahun 2022, sudah sebanyak 191 pemerintah kabupaten dan kota di Indonesia yang bergabung dengan Gerakan Menuju Smart City.

“Pada tahun ini Kominfo melalui Direktorat Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Ditjen Aptika akan melakukan pendampingan penyusunan masterplan atau rencana induk Smart City bagi 50 kabupaten dan kota terpilih,” jelasnya,

Menkominfo menegaskan Pemerintah terus secara konsisten menyelenggarakan Gerakan Menuju Smart City dengan meningkatkan sinergi kementerian, lembaga atau pemerintah daerah. (Rls.)

- Advertisement -spot_img

Tag Populer

spot_img

Berita Lainnya

- Advertisement -spot_img
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Teratas

Peristiwa

- Advertisement -spot_img
error: Content is protected !!