Gerombolan Perempuan Hebat PIM Gelar Sapu Bersih Gedung Juang Tambun Hingga Dinihari

Kabupaten Bekasi | BEKASIHARIINI.COM | – Guna mendukung Gerakan Kabupaten Bersih Sampah, mahasiswi dari beberapa kampus ternama di Bekasi bersama puluhan anggota Komunitas Pelita Intan Muda (PIM) Bekasi Raya dan Karawang, melakukan aksi bersih sampah di komplek Museum Digital Gedung Juang 45 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada, Sabtu (29/07/2023).

Gerombolan ‘Perempuan Hebat’ dari berbagai kampus ternama di Bekasi yang tergabung di PIM (Pelita Intan Muda-red) mungutin sampah di Sabtu malam hingga dinihari, saat dikonfirmasi oleh awak media, Ranti selaku Ketua PIM Bekasi Raya dan Karawang mengutarakan, “kami (Pelita Intan Muda-red) melakukan aksi bersih mungutin sampah di komplek Museum Digital Gedung Juang 45 Tambun, Kabupaten Bekasi yang malam ini sedang digelar kegiatan kesenian rutin tiap malam Minggu. Banyak orang seperti ini pasti banyak sampah yang berserakan, kami ‘Sapu Bersih’ sampah-sampah tersebut agar area Museum Digital ini kembali bersih dan nyaman,” Jelas Ranti.

“Komunitas Pelita Intan Muda (PIM) Bekasi Raya dan Karawang baru terbentuk sekitar bulan Mei 2023 lalu, namun hingga saat ini sudah memiliki 60 anggota yang terdiri dari mahasiswi dari berbagai kampus ternama dan masyarakat Kabupaten Bekasi-Karawang,” imbuh Ranti.

Dalam kesempatan yang sama anggota PIM dari President University, Icha Zaini menambahkan, “kegiatan bersih-bersih sampah di tempat fasilitas umum seperti ini sering kami lakukan, selain itu kami juga sering melakukan aksi bersih-bersih sampah dan penanaman pohon di sekitar bantaran atau sepadan sungai di Bekasi dan Karawang. PIM juga rutin melakukan giat Jum’at Kenyang, memberikan paket makanan siap saji kepada para pengendara motor sembari menyambangi panti Yatim & dhuafa di Bekasi dan Karawang” terang icha.

  1. “Kami berharap dengan dilakukannya kegiatan yang seperti ini dapat menginspirasi para pemuda/I di Kabupaten Bekasi dan Karawang untuk lebih peduli sama lingkungan mulai dari hal kecil hingga kebersihan sungai yang merupakan sumber kehidupan manusia. Bukan hanya itu, kami pun berharap dapat terjalin sinergitas dengan berbagai stake holder terkait mulai dari Pemerintah Kabupaten/Kota Bekasi dan Karawang, komunitas relawan kemanusiaan lain, serta insan pers agar Pentahelix dapat berjalan dengan baik demi terciptanya lingkungan yang bersih dan Kabipaten Bekasi-Karawang yang notabene dikenal sebagai kawasan industri terbebas sampah dan limbah.” Pungkas Icha Zaini.
    (CP/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *