- Advertisement -spot_img
Minggu, Januari 25, 2026
BerandaBeritaGerak cepat, Polisi amankan 2 Terduga pelaku pencabulan santri di Ponpes Bekasi

Gerak cepat, Polisi amankan 2 Terduga pelaku pencabulan santri di Ponpes Bekasi

- Advertisement -spot_img

Kabupaten Bekasi, | BEKASIHARIINI.COM | – Sebuah Pondok Pesantren yang berada di Desa Karang Mukti, Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, digeruduk ratusan warga, pada Jumat (27/09/24) malam.

Ratusan Warga mencari keberadaan ustad dan anaknya yang diduga telah mencabuli sejumlah santriwati di ponpes tersebut.

Para warga yang sudah geram, berteriak memanggil nama keduanya sambil menyuruh untuk keluar. Massa juga sempat berniat melakukan penyerangan.

Kemudian Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan, bergegas menuju lokasi untuk mengamankan bapak dan anak pemilik ponpes tersebut.

Baca Juga  Patroli Gabungan di Kawasan PT Hankook, Polsek Cikarang Pusat Pastikan Keamanan

Selanjutnya, Kini kedua terduga pelaku di bawa ke Mapolres Metro Bekasi untuk dimintai keterangan.

“Kedua pelaku sudah kita amankan dan sudah kita lakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Wakasatreskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Widodo Saputro.

Menurutnya, sejauh ini sudah ada tiga korban yang melaporkan dugaan pencabulan tersebut. Polisi juga telah memeriksa delapan saksi selama penyelidikan.

“Masih dalam penyelidikan. Laporan awal, ada tiga korban. Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi. Kita juga meminta keterangan dari pihak RT dan RW,” ungkap Widodo.

Baca Juga  Kapolsek Babelan Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas pada Pengukuhan MUI Kecamatan

Sementara itu, Sumardi selaku Kepala Desa Karang Mukti menuturkan menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian.

“Ustad dan anaknya sudah di Polres, kabarnya masih diselidiki,” pungkasnya (Kikih/Red)

 

 

- Advertisement -spot_img

Tag Populer

spot_img

Berita Lainnya

- Advertisement -spot_img
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Teratas

Peristiwa

- Advertisement -spot_img
error: Content is protected !!