
SUKABUMI – Media online Portalmiliter.com merayakan hari jadinya yang ke-8 dengan cara yang berbeda. Alih-alih menggelar perayaan mewah, pimpinan redaksi beserta jajaran memilih menggelar aksi sosial santunan “Jumat Berkah” bagi anak-anak yatim piatu binaan IWO Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diawali dengan doa bersama, disusul pemotongan kue ulang tahun sebagai wujud syukur atas eksistensi media tersebut selama delapan tahun di dunia jurnalistik.
Pimpinan Redaksi Portalmiliter.com, Heriyadi, menegaskan bahwa usia delapan tahun merupakan perjalanan panjang dalam menyajikan informasi faktual bagi publik. Namun, ia menekankan bahwa peran media tidak terbatas sekadar menjadi corong informasi.
”Kami bertekad tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga hadir membantu masyarakat dan pemerintah, khususnya di Kabupaten Sukabumi,” ujar Heriyadi.
Ia menambahkan bahwa komitmen tersebut diwujudkan melalui sinergi dengan IWO Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi dalam program rutin santunan anak yatim.
Suasana haru menyelimuti lokasi acara saat potongan kue pertama diserahkan secara simbolis kepada anak yatim piatu. Bagi Heriyadi, kegiatan ini adalah pengingat akan makna berbagi yang sesungguhnya.
”Menyantuni anak yatim piatu bukan tentang seberapa besar yang kita beri, tapi tentang keikhlasan. Satu bingkisan adalah satu senyuman mereka, dan satu doa mereka adalah hal yang mustajab. Sedekah adalah amalan dengan balasan terbaik dari Allah SWT,” tuturnya penuh haru.
Di akhir kegiatan, Heriyadi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pihak yang telah mendukung kelancaran aksi sosial ini, termasuk jajaran Dewan, pejabat setempat, dan BAZNAS Kabupaten Sukabumi.
Meskipun acara berlangsung sederhana dan dihadiri secara terbatas karena bertepatan dengan jadwal sekolah agama anak-anak binaan, esensi dari perayaan ini tetap terasa. Di usia kedelapannya, Portalmiliter.com berharap dapat terus menjadi media yang tidak hanya mengabarkan, tetapi juga aktif menggerakkan kebaikan di tengah masyarakat. (Red)








