- Advertisement -spot_img
Kamis, Maret 12, 2026
BerandaEkonomiKabupaten Bekasi Masih Tempati Investasi Tertinggi

Kabupaten Bekasi Masih Tempati Investasi Tertinggi

- Advertisement -spot_img

CIKARANG PUSAT – BEKASIHARIINI.COM –  Kabupaten Bekasi masih menempati urutan pertama realisasi investasi Penanam Modal Asing (PMA) dan Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) se-Jawa Barat pada periode laporan Januari-Maret Tahun 2022. Dilaporan triwulan awal tahun ini, Kabupaten Bekasi mencatat realisasi PMA dan PMDN sebesar lebih dari Rp 16 Triliun atau 41 Persen.

Diurutan kedua ditempati Kabupaten Karawang dengan realisasi investasi RP 7,5 triliun, Kabupaten Bogor Rp 3,8 triliun. Setelah itu disusul kota Bekasi Rp 2,2 triliun dan Kota Bandung Rp 2,1 triliun.

Baca Juga  Karno Jikar geram menuntut pertanggungjawaban CV Rizki Makmur Sejahtera dan Disbudpora atas lemahnya pengawasan sehingga proyek Sport Center Sukatani amburadul

“Alhamdulillah Kabupaten Bekasi ditriwulan pertama ini masih menempati posisi pertama realisasi investasi PMA dan PMDN se-Jabar,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi, Sutia Resmulyawan pada Kamis (12/05/2022).

Begitu juga dengan tingkat penyerapan tenaga kerja PMA/PMDN, Kabupaten Bekasi masih menempati tingkat penyerapan tenaga kerja tertinggi yaitu 7.746. Kabupaten Subang 6.965, Kabupaten Bogor 3.795, Kabupaten Bandung 3.615, Kota Bekasi 3.344.

Untuk peringkat Jumlah Proyek PMA/PMDN Kabupaten Bekasi mencatat jumlah proyek sebanyak 2.073. Disusul Kota Bekasi 1.162 proyek, Kota bandung 1.135 proyek, Kabupaten Bogor 1.001 proyek, Kabupaten Karawang 866 proyek.

Baca Juga  IWO Indonesia Minta KPK Segera Tersangkakan Pihak Terlibat Suap Bupati Bekasi

Untuk sektor yang paling diminati yaitu transportasi, gudang dan  komunikasi sebanyak lebih dari Rp 12,6 Triliun, Industri kendaraan bermotor dan alat transportasi Rp 7,4 Triliun,  sementara untuk perumahan, kawasan industtri dan perkantoran Rp 5,1 Triliun, industri makanan Rp 2.2 Triliun dan Jasa Lainnya Rp 3,5 Triliun.

Sementara untuk peringkat penyerapan tenagakerja PMA/PMDN, untuk industri tekstil 13.126,  Industri barang dari kulit dan  alas kaki 4.265, Perdagangan dan  reparasi 3.739, Industri kendaraan bermotor & alat transportasi lain 3.419, Industri Logam, Mesin & Elektronika 3.280. Untuk peringkat jumlah proyek PMA/PMDN perdagangan & reparasi sebanyak 4.044, Hotel & restoran 1.041, Jasa Lainnya 723, Industri Logam, Mesin & Elektronika 659 dan Konstruksi 518. (Rls).

Baca Juga  Diduga Anggaran Dana Desa 2024 Gelap, Kades Bunibakti Terkesan “Tertutup” Saat Dikonfirmasi
- Advertisement -spot_img

Tag Populer

spot_img

Berita Lainnya

- Advertisement -spot_img
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Teratas

Peristiwa

- Advertisement -spot_img
error: Content is protected !!