- Advertisement -spot_img
Rabu, Februari 11, 2026
BerandaPeristiwaIdul Fitri Momentum Naik Kelas dalam Keimanan dan Ketaqwaan

Idul Fitri Momentum Naik Kelas dalam Keimanan dan Ketaqwaan

- Advertisement -spot_img

BOJONGMANGU – BEKASIHARIINI.COM –  Ratusan  umat Islam warga Desa Sukabungah,  melakukan sholat Idul Fitri 1443 Hijriyah di Masjid Jami Thoriqotul Huda, Desa Sukabungah, Kecamatan Bojongmangu, pada Senin (2/6/2022) pagi.

Sholat Idul Fitri yang dimulai jam 06.00 pagi tersebut  dengan khotib pimpinan pondok Pesantren Thoriqotul Huda, KH Muksin Mustofa dengan mengambil tema Idul Fitri sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

Dalam khotbahnya, KH Muksin mengajak pada hari raya Idul Fitri 1443 Hijriyah  hendaknya dijadikan momentum untuk memperbaiki perilaku, dan mengajak umat Islam untuk meningkatkan rasa syukur kehadirat Allah atas keMaha Agungannya dan Kemurahannya di bulan suci ramadhan yang memberikan banyak pengampunan serta hidayah sehingga menjadikan umat Islam kebaikan melalui kesempurnaan puasa.

Baca Juga  Wujud Kepedulian Polri, Polsek Cikarang Barat Berbagi Nasi Box kepada Masyarakat

“Dengan Kemahamurahannya Allah SWT, kita tidak hanya saja mengucapkan Alhamdulillah, tapi harus disertai dengan perilaku, yang diwujudkan dalam peningkatkan kualitas ibadah setelah di luar Bulan Ramadan,” ungkapnya.

la berpesan kepada umat Islam agar senantiasa menjadikan Idul Fitri sebagai, momentum naik kelas naikan kualitas keimanan dan ketaqwaan.

“Oleh karenanya, mari kita bersama-sama meningkatkan ketaqwaan kita terhadap Allah SWT dengan menjauhi segenap larangan-laranganNya dan meningkatkan ketaatan untuk menjalani perintah-perintah Allah dengan penuh keikhlasan,” ungkapnya.

Ia juga menyapaikan, Ramadan yang telah mengajarkan kepada kita untuk jujur, khusyu dan berjiwa besar, maka kita pun harus dapat menindaklanjuti hingga setelah Ramadan meninggalkan kita.

Baca Juga  Lewat Safari Jum’at, Polsek Setu Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Masyarakat

“Pada Idul Fitri ini mari kita saling memaafkan karena Ramadan adalah bulan maghfirah atau bulan ampunan maka Ramadan telah mengajarkan kepada kita untuk memaafkan. Jika Allah SWT adalah Dzat Yang Maha Mengampuni, maka mestinya kita juga bisa memaafkan kepada saudara-saudara sesama muslim dan kepada para tetangga serta segenap kenalan dan relasi,” ungkapnya. (Rls.)

- Advertisement -spot_img

Tag Populer

spot_img

Berita Lainnya

- Advertisement -spot_img
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Teratas

Peristiwa

- Advertisement -spot_img
error: Content is protected !!