- Advertisement -spot_img
Rabu, April 1, 2026
BerandaKesehatanDinas Kesehatan Gencarkan Pelayanan Pendaftaran KIS di Puskesmas dan MPP

Dinas Kesehatan Gencarkan Pelayanan Pendaftaran KIS di Puskesmas dan MPP

- Advertisement -spot_img

CIKARANG PUSAT | BEKASIHARIINI.COM | Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi terus memperluas cakupan Universal Health Coverage (UHC) dengan membuka titik-titik pelayanan, agar masyarakat Kabupaten Bekasi bisa memiliki asuransi kesehatan yang iurannya ditanggung pemerintah daerah.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah menyampaikan perluasan cakupan UHC dilakukan dengan membuka pelayanan pendaftaran di Mal Pelayanan Publik (MPP) dan Puskesmas.

Langkah tersebut memacu cakupan UHC Kabupaten Bekasi yang saat ini mencapai 98,07 persen sehingga Pemkab Bekasi diganjar penghargaan UHC Award 2023 dari pemerintah pusat.

Baca Juga  Desa Menjerit, Plt. Bupati Bekasi Bungkam : Di Tengah Pemotongan ADD 2025, Seluruh Desa Kini "Wajib" Ikut Studi Tiru

“Sejak satu tahun terakhir ini, melihat perkembangan terus bergerak. Kita buka pendaftaran di Mal Pelayanan Publik, bahkan mulai tahun 2023 kita juga membuka gerai pendaftaran KIS di semua Puskesmas, ini sangat mengangkat dan mempercepat cakupan UHC,” ungkap Alamsyah, di kantornya, Komplek Pemkab Cikarang Pusat, pada Rabu (15/03/2023).

Selain itu, lanjut Alamsyah, desa-desa juga tidak luput dari sasaran. Pihaknya membuka stand melalui Mobile Customer Service untuk pendaftaran JKN KIS Kabupaten Bekasi.

“Di desa-desa kita membuka stand untuk membuka pelayanan pendaftaran JKN-KIS untuk masyarakat di Kabupaten Bekasi, kemudian seluruh rumah sakit, termasuk swasta, kita berikan edukasi agar masyarakat yang belum terdaftar BPJS bisa mendaftar peserta,” jelasnya.

Baca Juga  IWO Indonesia Soroti Temuan LHP BPK 2024, Ada Selisih Puluhan Miliar di Perumda Tirta Bhagasasi dan Piutang Pajak Tak Berdokumen

Mengenai masyarakat yang sudah terdaftar di JKN Jamkesda, Alamsyah menyebutkan, telah dialihkan ke peserta BPJS Kesehatan sehingga terus menambah capaian UHC.

“Ya, sosialisasi di desa-desa, melalui kader-kader kesehatan, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, pentingnya asuransi kesehatan, mungkin tidak dipakai saat itu, tapi untuk jaga-jaga kalau sakit sudah bisa ditolong dengan BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Selain itu, Alamsyah menyampaikan, Dinas Kesehatan bersinergi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam menyampaikan sosialisasi cakupan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Sudah terbukti bahwa dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan Insya Allah mutu pelayanan kesehatannya bisa dijamin setiap saat,” ujarnya.

Baca Juga  Kegiatan Padat Karya di Desa Sukamekar Ditahap 1 Tahun Anggaran 2026 Diduga Ghaib

(***)

- Advertisement -spot_img

Tag Populer

spot_img

Berita Lainnya

- Advertisement -spot_img
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Teratas

Peristiwa

- Advertisement -spot_img
error: Content is protected !!