
BEKASI — Menyikapi kegaduhan yang timbul akibat pernyataannya mengenai aksi pemasangan spanduk oleh Aliansi Ormas Bekasi (AOB) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Iwan Haryawan, Tokoh Pemuda Karang Bahagia, secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota AOB.
Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral atas pernyataannya yang sempat melabeli aksi AOB sebagai tindakan “caper” (cari perhatian). Iwan menyadari bahwa ucapannya telah menyinggung marwah dan eksistensi organisasi tersebut.
”Dengan kerendahan hati dan penuh kesadaran, saya, Iwan Haryawan, memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Aliansi Ormas Bekasi (AOB). Saya mengakui bahwa pernyataan saya yang menyebut aksi rekan-rekan AOB sebagai tindakan ‘caper’ adalah kekhilafan dan tidak sepatutnya saya ucapkan.” Ungkap Iwan dalam permohonan maafnya.
“Saya menyadari bahwa setiap elemen masyarakat, termasuk AOB, memiliki hak dan niat baik dalam menyampaikan aspirasi. Saya berharap permohonan maaf ini dapat diterima dengan lapang dada, sehingga hubungan silaturahmi kita kembali harmonis. Mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas dan kedamaian di Kabupaten Bekasi yang kita cintai ini.” Tambahnya.
Iwan menambahkan bahwa ia tidak memiliki niat buruk untuk memecah belah atau merendahkan organisasi mana pun. Ia menegaskan bahwa insiden ini akan menjadi pelajaran berharga baginya untuk lebih berhati-hati dalam berkomunikasi di ruang publik ke depannya.
Permohonan maaf ini diharapkan menjadi titik akhir dari ketegangan yang sempat terjadi, serta menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antarkelompok pemuda dan organisasi kemasyarakatan di wilayah Kabupaten Bekasi. (Red)








