- Advertisement -spot_img
Selasa, Maret 17, 2026
BerandaNewsSengketa Tanah Cakung Tipar, Lurah Cakung Barat Terima Audiensi Ahli Waris di...

Sengketa Tanah Cakung Tipar, Lurah Cakung Barat Terima Audiensi Ahli Waris di Dampingi Ketum IWO Indonesia

- Advertisement -spot_img

 

​JAKARTA – Konflik agraria di kawasan Jalan Cakung Tipar kembali memanas. Bukan sekadar urusan surat-menyurat, sengketa lahan milik ahli waris Amar Bin Merin dan Amsir Bin Merin kini resmi dikawal langsung oleh Ketua Umum IWO Indonesia, Icang Rahardian, S.H., S.Ak., M.H., M.Pd. Langkah ini menjadi sinyal keras bahwa rakyat kecil tidak lagi berjuang sendirian melawan dugaan gurita mafia tanah.

​Hadir sebagai kuasa hukum, Icang Rahardian menegaskan bahwa kehadirannya di Kelurahan Cakung Barat bukan sekadar kunjungan formalitas. Ia menyebut sengketa ini sebagai representasi dari banyaknya praktik pengaburan keadilan yang kerap menimpa warga lokal.

Baca Juga  Tak Main-main! Bekasihariini.com Laporkan Dugaan Penyimpangan DD dan ADD Desa Sukakerta ke Kejari Bekasi

​”Kami hadir bukan hanya untuk audiensi, tapi untuk memastikan hak-hak ahli waris kembali ke tangan yang sah. Ini adalah bentuk Perlawanan terhadap praktik-praktik yang selama ini mencoba membelokkan keadilan dalam sengketa lahan,” tegas Icang dengan nada lugas.

​Lurah Cakung Barat, Yasir Habib, S.STp, M.Si, menyambut audiensi tersebut dengan menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen pada fungsi pelayanan masyarakat. Namun, di tengah masyarakat yang skeptis, pernyataan normatif ini dinilai belum cukup menjawab akar persoalan.

​Publik kini menaruh mata pada Kelurahan Cakung Barat:

Baca Juga  Patroli Biru Polsek Muara Gembong Perkuat Keamanan Wilayah

• ​Keberpihakan : Apakah aparat akan sekadar menjadi administrator yang pasif?

• ​Langkah Konkret : Sejauh mana kelurahan berani membuka transparansi riwayat tanah guna mengakhiri konflik yang berlarut-larut.

• ​Integritas : Ujian bagi birokrasi lokal untuk membuktikan bahwa mereka bukan bagian dari masalah, melainkan solusi.

​Sengketa tanah di wilayah strategis seperti Cakung sering kali berakhir menjadi drama panjang tanpa ujung. Keterlibatan IWO Indonesia di bawah komando Icang Rahardian menaikkan tensi kasus ini menjadi isu nasional yang memotret lemahnya ketegasan birokrasi dalam melindungi hak warga.

Baca Juga  Karno Jikar geram menuntut pertanggungjawaban CV Rizki Makmur Sejahtera dan Disbudpora atas lemahnya pengawasan sehingga proyek Sport Center Sukatani amburadul

​Jika pemerintah kelurahan hanya bermain aman, maka kepercayaan publik akan terus tergerus. Kini, bola panas ada di tangan aparat, akankah mereka berdiri di sisi keadilan, atau membiarkan drama perebutan tanah rakyat ini terus menyisakan luka? (Red)

- Advertisement -spot_img

Tag Populer

spot_img

Berita Lainnya

- Advertisement -spot_img
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Teratas

Peristiwa

- Advertisement -spot_img
error: Content is protected !!