
Bekasihariini.com || KABUPATEN BEKASI — Forum Paguyuban Ambulance Desa (FPAD) Kabupaten Bekasi resmi dideklarasikan pada Sabtu, 14 Februari 2026, pukul 08.30 WIB, bertempat di Kampung Blegedor, Desa Jayasakti. Deklarasi ini dihadiri para pengemudi ambulans desa dari berbagai wilayah sebagai bentuk penguatan wadah kemanusiaan yang bekerja secara ikhlas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta menyepakati pembentukan struktur kepengurusan FPAD Kabupaten Bekasi. Melalui musyawarah bersama, Doni Fajar—yang akrab disapa Cang Doni—terpilih sebagai ketua. Ia didampingi Azes sebagai wakil ketua, Rajab Muniansyah sebagai sekretaris, Basyir Hendramawan sebagai wakil sekretaris, serta Siman Alkatar sebagai bendahara.
FPAD menargetkan agenda jangka pendek berupa penjajakan dan koordinasi dengan para kepala desa se-Kabupaten Bekasi. Langkah ini ditempuh untuk membangun kemitraan di bidang kesehatan, menyikapi masih adanya desa yang belum optimal bersinergi dalam pendampingan kesehatan masyarakat. FPAD hadir untuk membantu layanan pengantaran pasien ke rumah sakit sekaligus pendampingan administrasi, termasuk bagi pasien dengan kendala kepesertaan BPJS.
Adapun agenda jangka panjang FPAD adalah memperkenalkan paguyuban ini secara lebih luas kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi agar mendapatkan apresiasi dan dukungan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. FPAD juga diharapkan dapat menjembatani komunikasi dengan pemerintah desa terkait pemeliharaan unit ambulans, sesuai alokasi anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi.
Melalui FPAD, para pengemudi ambulans desa berharap aspirasi dan keluhan mereka dapat tersampaikan secara terkoordinasi kepada pemerintah desa, sekaligus memperkuat eksistensi layanan kemanusiaan di bidang kesehatan. Dengan mengusung motto “ikhlas melayani”, FPAD Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus bersinergi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Red BHI








