
Bekasihariini.com || TAMBELANG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan SPPG Sukadaya – Kecamatan Sukawangi kepada siswa SDN Sukarahayu 01 menuai protes keras dari para wali murid. Menu yang diterima siswa dinilai jauh sekali dari standar gizi dan tidak layak untuk anak usia sekolah.
Dalam satu porsi MBG, siswa hanya mendapatkan nasi putih, dua lembar pakcoy, satu gorengan bakwan, satu potong tahu, serta satu buah jeruk. Komposisi tersebut dianggap minim nutrisi dan terkesan asal-asalan, bertolak belakang dengan tujuan program pemenuhan gizi anak.
Kekecewaan wali murid semakin kuat setelah diketahui hampir seluruh siswa tidak menyukai makanan tersebut. Banyak siswa memilih tidak menghabiskan, bahkan enggan menyentuh makanan yang dibagikan karena dinilai tidak menarik, tidak enak dan tidak mengenyangkan.

“Ini bukan makanan bergizi, parah banget. Anak-anak nggak ada yang doyan. Jauh dari harapan,” ujar salah satu wali murid dengan nada geram dan kecewa. Mereka mempertanyakan standar gizi, pengawasan, serta tanggung jawab SPPG Sukadaya- Kecamatan Sukawangi sebagai penyedia MBG.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPPG Sukadaya belum memberikan klarifikasi resmi. Wali murid mendesak pemerintah dan instansi terkait segera turun tangan mengevaluasi total pelaksanaan MBG agar program nasional ini tidak berubah menjadi formalitas murahan yang mengorbankan hak gizi anak sekolah. Red-Tile | Editor: KRN Jikar








