- Advertisement -spot_img
Jumat, Mei 1, 2026
BerandaSosialDukung Gerakan BAAS, BBWM Aktif Bantu Penurunan Stunting

Dukung Gerakan BAAS, BBWM Aktif Bantu Penurunan Stunting

- Advertisement -spot_img

BABELAN – Dalam rangka menyukseskan Gerakan Babe/Nyak Asuh Anak Stunting (BAAS) yang digalakkan oleh Pemkab Bekasi melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), PT Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM) melaksanakan Program Penanggulangan Stunting di Kecamatan Babelan pada Jumat (12/10/2024). Program tersebut sesuai dengan surat perintah yang dikeluarkan Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi di mana PT BBWM  ditunjuk menjadi salah satu Laison Officer (LO).

Gerakan Babe/Nyak Asuh Anak Stunting mengedepankan pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak, yakni pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, keluarga dan masyarakat. Tujuannya adalah untuk menurunkan angka stunting dengan signifikan. Ini merupakan salah satu upaya Pemkab Bekasi dalam menurunkan angka prevalensi stunting di Kabupaten Bekasi.

Baca Juga  IWOI Karawang Hormati Hari Ulang Tahun Ketua Umum, Sosok yang Menggerakkan Semangat Perubahan

Program ini memiliki dua sasaran utama, yaitu anak bayi berusia di bawah lima tahun (Balita) dan ibu hamil beresiko kekurangan energi kronik (KEK). Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, Kabupaten Bekasi mengalami kenaikan angka prevalensi stunting dari 17.8 %  di tahun 2022 menjadi 23.2 %  di tahun 2023.

Dalam upaya penanganan kasus stunting tersebut, PT BBWM sebagai LO terus berperan aktif untuk menanggulangi kasus anak stunting di Kabupaten Bekasi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bekerjasama dengan komunitas Ibu PKK dan Posyandu Babelan, BBWM memonitoring dan memberikan bantuan logistik guna memenuhi kebutuhan gizi anak stunting.

Baca Juga  Tekan Angka Kriminalitas, Polisi Sambangi Warga dan Security di Kawasan Deltamas

“Kami dari Puskesmas Babelan 1 mencoba untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai stunting. Membujuk Ibu-Ibu untuk rutin datang ke posyandu agar tumbuh kembang anak terukur. Jika menemukan orang tua yang mengalami permasalahan pada anak, kami melakukan pendampingan dan jika diperlukan, kami memberikan rujukan ke rumah sakit anak,” kata Helen Damanik S.Gz dari Puskesmas Babelan 1.

Direktur Utama PT BBWM, Prananto Sukodjatmoko menyampaikan bahwa sebagai salah satu LO Gerakan Babe/Nyak Asuh Anak Stunting (BAAS) BBWM berfungsi sebagai narahubung. Selain memberikan bantuan secara langsung, BBWM juga akan membantu menjembatani dengan pihak lain apabila masyarakat memiliki program penurunan angka stunting.

Baca Juga  Jumat Berkah, Polsek Medan Satria Pererat Kedekatan dengan Pengemudi Ojol

Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bekasi, Firzawati pada acara launching Program Gerakan Babe/Nyak Asuh Anak Stunting (BAAS) di Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, pada Kamis (6/6/2024).

“Kita semua berharap dengan sinergi yang telah dibangun, kasus anak stunting di Kabupaten Bekasi dapat ditangani dengan efektif,” imbuhnya.

- Advertisement -spot_img

Tag Populer

spot_img

Berita Lainnya

- Advertisement -spot_img
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Teratas

Peristiwa

- Advertisement -spot_img
error: Content is protected !!