- Advertisement -spot_img
Senin, Februari 23, 2026
BerandaIndustriDisnaker Minta ASPHRI Bantu Kurangi Pengangguran di Kabupaten Bekasi

Disnaker Minta ASPHRI Bantu Kurangi Pengangguran di Kabupaten Bekasi

- Advertisement -spot_img

CIKARANG UTARA – BEKASIHARIINI.COM – Asosiasi Praktisi Human Resource Indonesia (ASPHRI) menggelar acara Halal Bi Halal dan Silaturahmi ASPHRI 2022 yang berlangsung di Java Palace Hotel Kota Jababeka Cikarang, pada Sabtu (04/06/2022).

Mewakili Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bekasi, Suhup, Ketua KADIN Kabupaten Bekasi, Heri Noviar, SE, Sekretaris Forum Investor Bekasi (FIB) Dr Salahudin Gaffar, SH, MH serta sejumlah undangan lainnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Suhup berharap para HRD yang tergabung di ASPHRI bisa membantu mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Bekasi, terutama penyerapan tenaga kerja lokal.

Baca Juga  Wooww warga Desa Pantaimekar segel kantor Desa pantai Mekar Meminta Gubernur KDM turun tangan

“Kami minta bapak ibu yang disini untuk bisa memprioritaskan perekrutan tenaga kerja lokal, terkait dengan kompetensi warga lokal yang masih belum optimal, sudah dilakukan melalui kegiatan pelatihan dan pemagangan melalui balai latihan kerja (BLK),” ujarnya.

Pihaknya juga meminta semua unsur ketenagakerjaan, untuk menjalankan hubungan industrial Pancasila serta bersinergi agar permasalahan ketenagakerjaan di Kabupaten Bekasi dapat ditangani dengan baik.

Ketua Asosiasi Praktisi Human Resource Indonesia (ASPHRI), Dr Yosminaldi, SH, MM menyampaikan, acara halal bihalal halal tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kolaborasi dan sinergi dalam membangun hubungan industrial antara HRD perusahaan, pengusaha dan pemerintah daerah.

Baca Juga  Dana Desa TA 2025 Desa Banjarsari Diduga Jadi Bancakan, Mantan Pj Kades dan Bendahara Saling Cuci Tangan

“Asphri siap berkontribusi dalam mengatasi permasalahan ketenagakerjaan. Apalagi saat ini sudah ada Gedung Tripartit. Saya rasa persoalan ketenagakerjaan bukan unsur Tripartit saja, tapi perlu adanya masukan dari kami yang memang paham soal kebutuhan human resources di perusahaan, dan juga unsur lainnya seperti akademisi,” kata Yosminaldi.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bekasi, Heri Noviar mengatakan, dibutuhkan peran stakeholder terkait dalam memecahkan persoalan ketenagakerjaan, untuk memetakan dan membuat cluster-cluster semisal tim vokasi yang terdiri dari berbagai unsur.

Baca Juga  Kades Karang Sari Dan Sekcam Cikarang Timur Dampingi Unit URC Dinas Bina Marga Perbaiki Jalan Berlubang

“Tim vokasi ini memberikan masukan dan menjalankan pelatihan bagi warga lokal, dilihat ada berapa jumlah yang dibutuhkan untuk bekerja di industri, karena tidak semua warga bisa ditampung, kita buat pelatihan jadi wirausaha atau bahkan petani nantinya disiapkan keterampilannya termasuk penyaluran distribusi usahanya,” terangnya.  (Rls./adv.)

- Advertisement -spot_img

Tag Populer

spot_img

Berita Lainnya

- Advertisement -spot_img
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Berita Teratas

Peristiwa

- Advertisement -spot_img
error: Content is protected !!